Tualah Bersamaku!

Tualah Bersamaku!

Serasa baru 18 langkah mengenal dirimu


Tapi ternyata Aku salah …

Dimulai dari detik berganti menit, jam berputar menuju hari, minggu beredar jumpai bulan, hingga datangnya momen spesial ini, tanpa terasa 18 tahun sudah hati kita menyatu-padu sejak 2001 doeloe.

Bukan faktor usia yang membuatku seolah tak mengingat waktu demi waktu yang berlalu. Akan tetapi, kesetiaan dan ketulusanmu dalam menemani separuh hembusan nafas ini, menjadikan aku seolah terjangkit virus amnesia. Atau … mungkin juga belajar lupa, bahwa kebersamaan ini telah berlangsung sekian masa.

Masih terlalu jauh memang untuk mengikuti jejak Karam Chand dan Kartari. Pasangan dari India yang mengarungi 90 tahun usia pernikahan abadi. Namun apabila Sang Pemilik Suratan berkehendak, bukankah tidak ada yang tidak mungkin? Semoga …

Sempurnamu Damaikan Jiwaku

Bicara kekurangan … tentu akulah yang berada di urutan terdepan. Jika tentang seberapa banyak kesalahan diantara kita, lagi-lagi, aku unggul sebagai pemenang. Namun, kelembutan serta sosok SALEHAmu sanggup tepis rapuhku, mampu melebur penyesalanku, sekaligus menutupi apapun kekurangan itu.

Di saat aku terpuruk, tertatih, terseok tak berdaya, hingga seekor lalat pun seolah tak lagi memiliki penciuman untuk mendekat, hadirmu senantiasa dampingi risauku, santunmu tak pernah lelah menghiburku. Bahkan ketika dunia seakan mulai menjauh sekalipun, dirimu selalu disisiku.

TERIMA KASIH …


Di saat yang lain semakin di depan, dirimu tetap di sampingku

Hari ini kembali ruang hatimu kujejali ucapan MA’AF dan TERIMAKASIH yang hanya diiringi sepenggal ILOVEU, dihiasi sunggingan hangat-hangat kuku, atas 18 tahun pengabdian tulusmu.

Tiada kado indah yang dapat kupersembahkan di hari istimewa ini. Namun cukuplah kamu tahu, bahwa aku masih seperti yang dulu. Masih PADAMU. Bukan pada Luna Maya, apalagi pada Liza Soberano, terlebih pada Selena Gomez. Impossible, dunia tidak akan pernah rela mengakui hal itu.

Jadi sekali lagi, yakinkan selalu hatimu, bahwa hatiku bukan pada yang lain, dan lain-lain, dan lain-lain, selain dirimu ..!!!

Tulusku Padamu

Aku bukan Puitis, bukan pula Pujangga bagai lagu “Base Jame” yang pandai merangkai kata. Tapi jika untuk ungkapkan segala rasaku untukmu wahai belahan jiwa, meski abjad A hingga Z jumlahnya hanya 26 saja, aku mampu merangkainya menjadi jutaan kata bak Rendra sang master pujangga.

Teruslah ada di setiap detak nadiku, agar perjuangan dalam menuju imam yang sempurna, benar-benar terwujud untukmu dan ketiga duplikat jiwa ragaku. Namun apabila sewaktu-waktu aku pergi lebih dulu meninggalkanmu, ketahuilah bahwa tulisan ini mewakili segala tulusku padamu!

Happy Anniversary – ILoveU

5 pemikiran pada “Tualah Bersamaku!”

  1. Happy Anniversary untuk Kakak Rustam Renaldy dan Nyonya … semoga bahagia selalu dan Insha Allah seperti pasangan India Karam Chand dan Kartari. Amin.

  2. ya seperti itulah, rasa bahagia itu akan tampak lebih cepat daripada rasa kesedihan.
    Wah, artikel yang penuh kata pujangga.

Tinggalkan komentar