Manusia Tempatnya Salah dan Dosa

Manusia Tempatnya Salah dan Dosa

Sembulan mentari di ufuk timur dalam menyongsong pagi, rasanya menjadi sebuah energi yang mampu bangkitkan inspirasi untuk mengurai kata demi kata di bawah ini.

Apa kabar kamu, kamu dan kamu sekalian? Semoga begitulah adanya. Sehat, kuat, wal’afiat semua, serta selalu diwarnai hari-hari bahagia di dalamnya. Namun jika keadaan berpihak pada kenyataan sebaliknya, tetap hadapi sepahit apapun kenyataannya.

Hidup bukan ibarat gula yang sebutir pun tiada rasa pahitnya. Namun pada akhirnya, bukan berarti pula hidup melulu bagai empedu yang selalu pahit sepanjang cerita.

Tetap Tersenyum Meski Hati Tengah Terluka!

Jalan hidup rupa-rupa. Di dalam menjalaninya, tidak seorangpun luput dari cobaan. Suratan takdir masing-masing insan telah digariskan, lain orang lain ujian.

Namun jangan pernah sekalipun menyalahkan keadaan terlebih menyalahkan Sang Pencipta, atas segala sesuatu yang melanda dalam kehidupan. Sebab, itu hanya akan menambah beban derita berkepanjangan.

Salah dan Dosa
Jangan terlalu menikmati kesedihan!

Tepis rasa pesimis yang bersemayam dalam jiwa. Karena rasa itulah yang akan menghambat segala langkah, rasa itu pula penyebab tertutupnya akal pikiran, serta menjauhkan rezeki, jodoh dan kebahagiaan.

Bangkit dari keterpurukan, hempaskan keputusasaan. Berbenah diri demi menggapai masa yang akan datang.

Jika pesta pasti berakhir,


yakinlah bahwa badai pun pasti akan berlalu!

Meski tanpa air mata, adakalanya kita menangis di tengah rasa bahagia. Maka sudah selayaknya pula sesekali kita tersenyum meski hati tengah terluka!

Bukan manusia jika tiada masalah dan sensitif rasa, bukan pula hidup jika hanya ada satu rasa. Sepanjang Nafas Berhembus, manusia tempatnya salah dan dosa.

#SalamTebarPesona

2 pemikiran pada “Manusia Tempatnya Salah dan Dosa”

  1. Ketika saya merasakan hal seperti ini, sungguh berat rasanya ingin bangkit, banyak hal yang datang sekilas difikiran selalu saya salahkan.
    Tapi yang pasti ada awal ada akhir, dan saya yakin kesendirian ini akan cepat berakhir. Terutama untuk jodoh. Hehe

    • Terkadang apa yg kita inginkan, tidak sesuai dengan harapan. Namun yakinlah bahwa Sang Pemberi Kehidupan mempunyai rencana yg lebih baik dari apa yg kita pikirkan. Selama kita tetap berada dalam koridor yg sudah ditetapkan, percayalah … semua akan indah pada waktunya.

      Apapun keadaan saat ini… dijalani, dinikmati, disyukuri!

Tinggalkan komentar