Rumah Tangga

Jalan Hidup Tidaklah Semulus Prilly Latuconsina Atau Selembut Luna Maya

Mahligai rumah tangga dirajut ketika dua insan berusaha untuk menyatukan hati dalam balutan cinta, lalu berikrar untuk saling setia. Dari sanalah lembar kehidupan terbentang, untuk kemudian diisi dengan berbagai pengharapan demi terwujudnya masa depan.

Namun jalan hidup tidaklah semulus Prilly Latuconsina atau selembut Luna Maya, wahai para pengabdi cinta! Aral, rintangan dan cobaan tiada lelahnya silih berganti berusaha mengikis hangatnya kebersamaan.

Tidak jarang dalam mengarungi bahtera rumah tangga diwarnai dengan berbagai problema. Mulai dari hal kecil yang dihiasi api cemburu, hingga masalah besar yang berkaitan dengan ekonomi terkadang melengkapi bumbu cinta diantara keduanya.

Ya, cinta bukan melulu tentang bahagia. Karena diantara kata cinta juga terselip cerita sedih dan luka dalam melakoni kehidupan bersama.

Babak-Babak Mengarungi Rumah Tangga

Ketika telah sampai pada titik perubahan status dari LAJANG menjadi MENIKAH, maka bersiaplah menghadapi babak-babak dalam mengarungi kehidupan berumah tangga. Diawali dengan babak pertama, babak kedua, babak selanjutnya, hingga babak belur dan babak bingkas. Bahkan sampai babak penghabisan antara hidup dan mati sekalipun.

Perubahan Status

Bagi yang tidak mampu melewati babak-babak tersebut, berumah tangga ternyata tidaklah seindah yang dibayangkan. Ending-nya, banyak ditutup dengan kisah yang sama sekali di luar harapan. Dan alur ceritanya melebihi kisah pilu dalam serial film INDIA.

Sementara di balik itu, tidak sedikit pula yang lulus dari babak ujian yang ada. Sehingga kisah mereka pun tak kalah romantisnya dengan Romeo-Juliet dalam film yang disutradarai Andi Bachtiar Yusuf era 2009-an.

Baca juga : Sepanjang Nafas Berhembus

Oleh karenanya, jagalah hati untuk saling percaya dan saling setia dalam membina rumah tangga. Pandai-pandailah memaknai hati satu sama lain dengan saling memupuk rasa pengertian. Dengan begitu, tidak akan ada hati yang terluka oleh egoisme semata.

Salah satu cara menghormati Ayah yang telah membesarkanmu adalah dengan cara menghormati Ayah dari anak-anakmu!

Maka selayaknya bagi wanita, hormatilah pasanganmu sebagai kepala keluarga sekaligus imam dalam kehidupan. Begitu pula halnya bagi para kaum Adam. Hargai dan hormatilah pasanganmu atas pengabdian tulusnya selama mendampingimu dalam segala suasana.

Salah satu cara menghormati Ibu yang telah melahirkanmu adalah dengan cara menghormati Ibu dari anak-anakmu!

Cinta bukan berdasarkan nafsu semata bagi insan yang mengagungkannya. Ada hati di dalamnya, ada kasih ada sayang, ada pengorbanan, tangis, bahagia, kesetiaan dan saling pengertian diantaranya.

Cinta itu anugerah, cinta itu indah bagi yang pandai memaknainya.

Tinggalkan Jejak Anda