Entah Esok, Entah Lusa, atau Bahkan Nanti

Entah Esok, Entah Lusa, atau Bahkan Nanti

Rajin share postingan yang baik-baik, selalu menyuarakan tentang hal kebaikan, itu bukan berarti diri ini begitu sempurna tanpa cela. Baik di mata dunia, terlebih dalam penilaian Tuhan.

Jika para Nabi yang tingkatannya jauh berada di atas kita pun pernah melakukan kekhilafan, apalagi sebatas manusia biasa seperti kita yang hidup di alam fana dengan segala keragamannya.

Tapi setidaknya … dengan berusaha untuk selalu berbuat baik, semoga kebaikan pun akan datang menyapa untuk sedikit mengikis tumpukan dosa yang ada.

Kebaikan

Jadi, berbuatlah kebaikan selagi ada kesempatan. Karena kita tak pernah tahu kapan akan dipanggil PULANG. Entah esok, entah lusa, atau bahkan setelah membaca tulisan ini. Kalau bukan aku, tentu kamu yang lebih dulu. Kalau bukan kamu? berarti aku yang mendahuluimu!

Meskipun alur ceritanya terbilang panjang, namun sesungguhnya perjalanan hidup ini amatlah singkat, Kawan! Ya, sesingkat artikel ini.

3 pemikiran pada “Entah Esok, Entah Lusa, atau Bahkan Nanti”

  1. Berbuat baik tidak pernah merugi. Karena, kebaikan pula yang akan kita tuai. Jika bukan kita, maka anak atau cucu atau sodara kita. Jika bukan yang, maka pasti dalam bentuk lain (apapun). 🤗

Tinggalkan komentar