Memakai Jilbab

Dilarang Keras Memakai Jilbab Oleh Kedua Orang Tua

Halo sahabat semua … setelah lama tidak menulis, pada kesempatan ini saya ingin berbagi cerita dari tetangga sesuai judul di atas, yaitu “Dilarang Keras Memakai Jilbab Oleh Kedua Orang Tua”. Bagaimana kronologi selengkapnya? Mari simak rangkaian ceritanya!

Bersyukurlah bagi kalian yang dengan bebas dan mudah bisa mengenakan Jilbab. Karena diluar sana ternyata masih ada yang harus berjuang keras demi keinginan untuk memakai jilbab.

Seperti yang dialami oleh salah seorang tetangga sebelah rumah, sungguh sebuah kisah yang menyedihkan. Karena disaat hatinya terpanggil untuk mengenakan jilbab, justru malah mendapat penolakan keras dari kedua orang tuanya sendiri. Bahkan, saudara dan orang-orang terdekatnya pun ikut mencemooh niatan-nya tersebut.

Memberanikan Diri Memakai Jilbab

Namun dengan kesungguhan niatnya, ia tetap bertekad merubah penampilannya dengan menggunakan jilbab. Bahkan secara diam-diam beberapa pakaian jilbab telah ia beli. Tapi ia hanya berani memakainya dan berpose mengenakan jilbab di dalam kamarnya. Hal itupun dilakukan dengan cara sembunyi-sembunyi, karena masih takut ketahuan orang tua dan anggota keluarganya yang lain.

Suatu hari, ia benar-benar memberanikan diri untuk mengenakan jilbabnya secara terang-terangan. Ia pun berdandan dikamarnya. Dengan perasaan berdebar dan menahan rasa takut dimarahi orang tua, akhirnya ia pun memaksakan diri keluar dari kamarnya, dan menunjukkan penampilannya kepada ayah dan ibunya.

Memakai Jilbab
Tetap memaksakan diri untuk memakai Jilbab

Ketika ayah dan ibu melihatnya, mereka langsung murka, marah sejadi-jadinya, dan menyuruh agar ia segera melepaskan jilbab yang ia kenakan. Meski dengan susah payah memohon, kedua orang tua tetap saja seperti semula tidak mengizinkannya.

Baca juga : Ketegaran Seorang Ayah Sebagai Lelaki

Perasaan sedih dan terpukul begitu dalam ia rasakan. Bayangkan, ayah ibunya sendiri saja menentangnya untuk mengenakan jilbab. Bahkan ayahnya sempat mengancam akan mengusir dan memutuskan hubungan antara orang tua dan anak, jika ia bersikeras mengenakan jilbab.

Tak mendapat respon baik dari keluarga, ia meminta guru di sekolahnya untuk membantu berbicara dengan orang tuanya. Tetapi sang guru pun menolak. Kemudian ia mencoba minta bantuan seorang ustad dekat rumah untuk membujuk orang tuanya agar ia diizinkan memakai jilbab. Tetapi, hasilnya sama saja. Sang ustad pun tak bersedia membantunya.

Kecewa mendalam …

Ia merasa betul-betul sendirian di dunia ini. Ia merasa tak ada seorang pun yang mau mendukung keputusannya untuk memakai jilbab. Sungguh kesedihan yang ia rasakan membuatnya ia putus asa. Hingga akhirnya dia memutuskan untuk menggunakan jalan terakhir.

Tetap Memaksakan Diri Memakai Jilbab

Kembali ia memohon kepada orang tuanya. Namun kali ini ia berbicara sambil memegang sebilah pisau di tangannya. Ayah dan Ibu yang saya cintai, saya mohon untuk yang terakhir kalinya, izinkan saya memakai jilbab. Kalau tidak diizinkan juga saya akan bunuh diri!

Suasana menjadi hening sekaligus diselimuti ketegangan dalam keluarga itu. Akhirnya sambil menghela napas panjang, sang ayah berkata dengan lirih, Bambang … Kalo kamu cewek terserah, deh! Tapi kan kamu itu laki-laki, masa sih mau pake jilbab? Apa kata tetangga nanti, nak?

Sebagai tetangga, terus terang saya tidak bisa berbuat dan berkata apa-apa. Entah dengan Anda yang mungkin ingin berpendapat tentang kejadian tersebut? Sampaikan saja dalam kolom komentar di bawah ini, ya!

loading...
loading...

4 komentar untuk “Dilarang Keras Memakai Jilbab Oleh Kedua Orang Tua”

  1. Huwahahahaha dari awal baca saya sudah mikir ke situ, bahwa dia lelaki. Tapi terus penasaran, jangan jangan ada alasan lain … *ngakak guling2* 😁😁😁😂

Tinggalkan Jejak Anda